أهلا وسهلا ومرحبا بقدومكم أيها الإخوة الأعزاء

Selamat Datang di Blog Pembelajaran Bahasa Arab dan Kajian Keislaman ...... Mari Mengaji dan Berdiskusi Bersama ........ Semoga dapat Memberikan Manfaat yang Sebesar-besarnya bagi Para Pembaca dan Blogers

Jumat, 22 Januari 2010

KUIS BERHADIAH DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM


KUIS BERHADIAH
DALAM PERSEPEKTIF HUKUM ISLAM
Oleh : Taufik

A. Latar Belakang
Perkembangan tekhnologi informasi yang sangat pesat serta penyebaran media informasi mulai koran dan elektronik yang sangat luas dan merata dihampir seluruh masyarakat sehingga mereka bisa membaca dan menyaksikannya tanpa batas waktu dan tempat, tanpa disadari menjadikan Hi-Tech sebagai kebutuhan konsumtif primer tambahan kita saharí-hari.
Akan tetapi perkembangan dan penyebaran media tekhnologi informasi tersebut belakangan ini mulai beralih fungsi, yang semestinya hanyalah sebagai sarana dan media untuk membantu serta memudahkan kita melakukan aktifitas keseharian dan sharing informasi, malah menjadi sarana penipuan dan bahkan perjudian modern di dunia cyber baik melalui SMS maupun Premium Call.
Pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi telah memberikan banyak manfaat, namun juga menimbulkan banyak masalah. Di antaranya, semakin maraknya suguhan kuis berhadiah terutama melalui layanan pesan singkat atau SMS (short message service).
Oleh karena itu, dalam makalah ini akan diuraikan tentang definisi kuis berhadian dan macam-macamnya serta hukum mengikutinya dalam persepektif hukum Islam.

Rabu, 20 Januari 2010

PENDIDIKAN INKLUSI

PENDIDIKAN INKLUSI
Oleh : T a u f i k, S. Ag., M. Pd. I


A. Latar Belakang Pendidikan Inklusi
Pendidikan merupakan kebutuhan dasar setiap manusia untuk menjamin keberlangsungan hidupnya agar lebih bermartabat. Karena itu negara memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan pendidikan yang bermutu kepada setiap warganya tanpa terkecuali termasuk mereka yang memiliki perbedaan dalam kemampuan (difabel) seperti yang tertuang pada UUD 1945 pasal 31 (1). Namun sistem pendidikan di Indonesia belum mengakomodasi keberagaman, sehingga menyebabkan munculnya segmentasi lembaga pendidikan yang berdasar pada perbedaan agama, etnis, dan bahkan perbedaan kemampuan baik fisik maupun mental yang dimiliki oleh siswa. Jelas segmentasi lembaga pendidikan ini telah menghambat para siswa untuk dapat belajar menghormati realitas keberagaman dalam masyarakat.
Dalam Undang Undang Dasar 1945 pasal 31 ayat 1 dan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bab IV pasal 5 ayat 1 dinyatakan bahwa setiap warganegara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. Warganegara yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, intelektual dan/atau sosial berhak memperoleh pendidikan khusus. Hal ini menunjukkan bahwa anak yang memiliki kelainan dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa berhak pula memperoleh kesempatan yang sama dengan anak lainnya (anak normal) dalam pendidikan.

Jumat, 13 Maret 2009

NAHWU PRAKTIS Dalam Bahasa Arab

Segala puji bagi Alah yang telah menurunkan al-Qur’an sebagai sumber hukum Islam dan sebagai sumber studi keilmuan. Shalawat dan Salam selalu tercurahkan kepada kekasih-Nya Rasulullah Muhammad SAW.
Buku karya akhi Syaiful Rahman al- Haddad ini yang diberi judul An-Nahwu Al- Basith Wa Kaifa Istikhdamuhu, insyaAllah dapat membantu para mubtadiin ( pemula ) untuk mempelajari kaidah-kaidah Bahasa Arab, karena disampaikan dalam bahasa yang mudah dan praktis, sehingga pembaca dengan mudah memahami isinya. Selama ini para pelajar pemula menganggap sulit mempelajari kaidah-kaidah Bahasa Arab ( nahwu – sharaf ), setelah membaca buku ini insya Allah akan memperoleh hazanah pemahaman yang lebih dari sebelumnya karena disertai dengan contoh-contoh ungkapan bahasa Arab sehari-hari yang dilengkapi dengan tarjamah bahasa Indonesia, sehingga dalam memahami contoh-contohnya pembaca sudah tidak perlu membuka kamus.
Disamping itu, dalam buku ini disertakan pula latihan-latihan yang disesuaikan dengan bab dan pembahasannya masing-masing, sehingga pembaca bisa praktek langsung cara menggunakan latihan tersebut sesuai dengna teori yan sudah dijelaskan. Kenyatannya memang teori pembelajaran itu yang diperlukan, sesuai denga ucapannya ahli pendidik “ اَلطَّرِيْقَةُ أَهَمُّ مِنَ الْمَادَّةِ “ ( metode itu lebih penting dari pada teori ).
Buku karya akhi Syaiful Rahman al- Haddad yang sehari-hari mengajar di Pondok Pesantren Nurul Huda Jl. Sencaki 64 Surabaya ini sudah cukup mengakomodir kebutuhan pemula dalam mempelajari kaidah-kaidah dasar Bahasa Arab. Semoga Allah SWT memberi keihlasan pada penulis dan bukunya dapat memberikan manfa’at untuk orang lain. Amin.

Minggu, 08 Maret 2009

الإنجاز التجربي فى تعليم اللغة العربية بوسائل إيضاح رسم الهزلي

الإنجاز التجربي فى تعليم اللغة العربية بوسائل إيضاح رسم الهزلي
بقلم : توفيق الماجستير


المدخل
اتفقنا ان اللغة ضرورية ومهمة نافعه فى لحياة الناس لأن اللغة الات اتصال كل يوم شخص بشخص وان كان شخصا بالمجتمع وان كان مجتمع بوطن المعين.
اما اللغة العربية هي اللغة تستعملها أهل العرب لتعبر عن اغراضهم ومقاصدهم ومن أهمية تدريس اللغة العرببة فقد عرفنا أن القرآن انزل باللغة العربية و كل مسلم شرفها بنـزول القران الكريم وكثيرا من المسلمين فى أنحاء العالم يستخدمون هذه اللغة فى التعبير والعرض من تعليم اللغة العربية هو إلقاء المعلومات والمهارات فى اللغة العربية لكونها من احدى لغات العلوم. وفى تعليم اللغة العربية هناك العوامل المتعددة. ولنجاح هذا التعليم فلابد ان يعرف المدرس اهداف التعليم او التدريس.
كانت عملية تعلم اللغة العربية لغير الناطقين كما فى اندونسيا تواجه عوائق ومشكلات خاصة فى تعليم اللغة العربية على الأولاد من المدرسة الإبتدائية. وهذه العوائق تتعلق باستماعهم وتعلمهم عاليا.
وهذه المشكلات كلها تـؤدى الى الطلاب وان كان التلاميذ راغبا عن تعلم اللغة العربية حتى ليس لهم شعوبة فى اشتراك تعليم اللغة العربية فى فصولهم ويظنون أن دروس العربية درس ممد.
لذلك نحن نحتاج الى إلقاء تعليم اللغة العربية خاصة لتلاميذ فى المدرسة الابتدائية أن يلقى بأحسن الطريقة لتكون مواد تعليم اللغة العربية يجتهدها التلاميذ وذلك تدل على أن تعليم اللغة العربية فاشد.

DESKRIPSI MATA KULIAH HADITH TARBAWY (PAI)

DESKRIPSI MATA KULIAH


Judul Mata Kuliah
Hadith Tarbawi

Jumlah SKS
2 SKS

Prasyarat
-

Kompetensi Mata Kuliah
Mahasiswa berkepribadian muslim, menjadi pendidik yang meneladani Rasulullah (ahlussunnah)

Kompetensi Dasar

1. Memahami Hadith –hadith yang berisi tentang keilmuan.
2. Memahami Hadith-hadith tentang pendidikan.
3. Memahami Hadith-hadith tentang metodologi pengajaran Rasulullah
4. Memahami dan memiliki wawasan sebagai pendidik dalam keluarga yang Islami
5. Konsep pendidikan perempuan sesuai dengan ajaran Rasulullah

Cakupan Materi

1. Hadith-hadith yang berisi tentang keilmuan
a. Kewajiban menuntut ilmu
b. Masa menuntut ilmu
c. Tujuan menuntut ilmu
d. Kedudukan ilmuwan

2. Hadith-Hadith tentang pendidikan
a. Hakekat pendidikan
b. Pendidik dan Profesi Keguruan
c. Materi Pendidikan/pengajaran, yang membahas tentang :
a. Keimanan kepada Allah
b. Moral dan perilaku yang baik
c. Pendidikan Fisik dan jasmani
d. Pendidikan Rasio
e. Pendidikan Kejiwaan
f. Pendidikan Sosial :
1.Orang tua
2. Tetangga
3.Umum
g. Etika Sosial

3. Hadith-hadith tentang metodologi pengajaran Rasulullah
a. Keteladanan Rasulullah
b. Kebiasaan Rasulullah
c. Nasehat yang baik

4. Wawasan sebagai pendidik dalam keluarga yang Islami
a. Pendidikan sebelum lahir (ketika masih dalam kandungan)
b. Pendidikan setelah lahir (pada saat proses melahirkan)

5. Konsep pendidikan perempuan sesuai dengan ajaran Rasulullah
a. Kesamaan hak dalam memperoleh pendidikan
b. Kesamaan hak dan kewajiban dalam menyebarkan ilmu pengetahuan

Strategi Perkuliahan
Strategi yang akan digunakan dalam perkuliahan ini adalah diskusi, tugas individu terstruktur dan kelompok serta kajian literatur melalui pendekatan tekhnologi pembelajaran hadith. Mahasiswa diharapkan berpartisipasi secara aktif dalam perkuliahan agar dapat efektif dan maksimal.


Penilaian
Keberhasilan perkuliahan mahasiswa akan dinilai melalui berbagai jenis penilaian :
1. Keaktifan perkuliahan, meliputi : bobot 25 %
- Keaktifan mengikuti perkuliahan (minimal 75 % dari total tatap muka)
- Diskusi kelas (penilaian proses dan berkelanjutan)
2. Tugas terstruktur (individu dalam kelompok) bobot 25 %
- Menulis hadith lengkap dengan syakal
- Menjelaskan makna mufradat
- Menerjemahkan
- Menjelaskan asbab al-wurud (jika ada)
- Memahami isi hadith dan mengkritisinya
- Mengkorelasikan penjelasan hadith dengan ayat-ayat al-Qur'an
- Menjelaskan derajat hadith, sanad dan rowinya
- kesimpulan
3. Ujian Tengah Semester (UTS) bobot 15 %
4. Ujian Akhir Semester (UAS) bobot 25 %
5. Praktikum tekhnologi pembelajaran dalam penelusuran hadith bobot 10 %

Referensi

- Kutub al-Tis’ah
- Fathul Bari
- Syarh Muslim
- Subul al-Salam
- al-Jarh wa al-Ta’dil
- CD tentang Takhrij Hadith
- CD Program Maktabah al-Syamilah


Dosen Pengampu Mata Kuliah :

Nama : T a u f i k, S. Ag., M. Pd. I
Kantor : Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel
Jl. A. Yani 117 Surabaya
Telp. Kantor : 031-8437893
e-mail : pba.sunanampel@yahoo.com

Rumah : Jl. Karang Tembok V A / 18 A Surabaya
Telp. Rumah : 031-71355049
Fleksi/HP : 031-71937349 – 08123102049
e-mail : ibnu_sirajy@yahoo.com
blog : www.taufik-siraj.blogspot.com
e-learning : http//www.sunan-ampel.ac.id/e-learning

Selasa, 03 Maret 2009



INOVASI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB

A. Muqaddimah
Belajar Bahasa Arab (asing) berbeda dengan belajar bahasa ibu, oleh karena itu prinsip dasar pengajarannya harus berbeda, baik menyangkut metode (model pengajaran), materi maupun proses pelaksanaan pengajarannya. Bidang keterampilan pada penguasaan Bahasa Arab meliputi :


1. Kemampuan menyimak (listening competence/mahaarah al– Istima’)
2. Kemampuan berbicara (speaking competence/mahaarah al-kalaam)
3. Kemampuan membaca (reading competence/mahaarah al-qira’ah)
4. Kemampuan menulis (writing competence/mahaarah al - Kitaabah).
download artikel lengkap..! klik disini